Archive

Archive for the ‘Uncategorized’ Category

Hello world!

April 24, 2011 1 comment

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.
Categories: Uncategorized

Honda RC212V New Model Motorcycleh

November 29, 2010 Leave a comment

Honda RC212V New Model Motorcycleh
Categories: Uncategorized

Ducati Desmosedici GP9 Motorsport

November 22, 2010 Leave a comment
Categories: Uncategorized

Tips Berkendara yang Baik dan Aman Bagi Pengendara Pemula

November 14, 2010 Leave a comment

1. Sebelum berkendara, persiapkan semua kelengkapan keselamatan berkendara seperti : Helm standart, Jaket, sarung tangan, sepatu yang menutupi mata kaki, dan pelindung mata.

2. Cek kelengkapan kendaraan Anda seperti: Spion, Lampu sein, Lampu rem, Lampu utama, Klakson dll

3. Dan jangan lupa Surat ijin mengemudi ( SIM ) dan Surat tanda Nomor kendaraan ( STNK ) jangan sampai ketinggalan di rumah.

4. Pada pengendara pemula, kendala yang sering di temui adalah pengendara motor sulit melakukan manuver di tikungan. Untuk menikung, hal yang dilakukan pengendara tidak hanya membelokkan setang ke arah yang dituju dan memiringkan badan kekiri atau ke kanan. Selain itu pengendara harus memperhitungkan lebar dan bobot kendaraan yang di kendarainya. Hal ini bertujuan, agar pengendara tetap mampu memperhatikan belokan yang akan di lalui.
Menjelang tikungan, kurangi kecepatan, posisikan gigi persneling pada posisi lebih rendah dan Bantu dengan rem untu mengurangi laju motor.
Saat tiba di belokan injak kuat – kuat Footstep motor pada sisi ke arah tujuan belokan sambil mengarahkan stang kemudi secepat mungkin.
Pertahankan posisi gas secara merata, lembut, dan konstan selama menikung.
Saat posisi mau keluar tikungan dan posisi badan sudah mulai tegak, tambahkan kembali kecepatan kendaraan anda secara halus.

5. Kendala lain yang sering di temui adalah kesalahan pada pengereman, Sering kita jumpai para pengendara motor melakukan pengereman dengan mengandalkan rem belakang saja. Padahal hal ini akan mengakibatkan roda belakang sliding / ngepot, yang akhirnya berakibat fatal bagi pengendaranya,
Pengereman yang baik dan aman adalah lakukan pengereman dengan menggunakan rem secara bersama – sama dengan perbandingan rem depan 60% rem belakang 40%. Atau aplikasinya rem depan dulu di fungsikan di lanjutkan dengan rem belakang.
Pengereman juga dapat di Bantu dengan berkurangnya putaran mesin atau biasa disebut engine brake Caranya adalah posisikan gigi persneling pada posisi lebih rendah.

Demikian Tips –tips dari kami. Memang tips ini kurang bermanfaat bagi Brother – Brother yang sudah biasa melakukan touring jauh, tetapi dari hal sepele ini semoga bermanfaat bagi pengendara pemula agar menjadi petouring handal seperti senior seniornya. Rubahlah perilaku berkendara anda mulai dari sekarang !!!!!!.

Categories: Uncategorized

AWASS.!!! Jangan Gonta – Ganti Tipe Oli

November 14, 2010 Leave a comment

Suatu hari ada seorang biker komplain kepada seorang mekanik, setelah motornya di servis dan ganti oli. Suara motor biker tersebut menjadi kasar dan akselerasinya berat. Padahal menurut penuturan sang mekanik, dia hanya menservis motor tersebut sesuai dengan aturan pabrikan motor.

Setelah diselidiki tenyata permasalahan bersumber pada oli, tapi jangan terburu – buru menuduh oli yang di beli palsu. Kasus seperti ini banyak terjadi karena kurang fahamnya pemilik motor tentang oli yang di pakai. Pada dasarnya oli ada 2 tipe yaitu oli mineral dan oli sintetis dan perpaduan dari keduanya biasa di sebut oli semi-sintetis.

Mari kita analisa tentang kasus di atas. Motor yang memakai oli sintetis, jeroan mesinnya akan terlapisi film dari bahan aditif oli. Sehingga kerenggangan atau celah antar komponen bergerak akan terisi dan terlindungi, khususnya celah dinding silinder dan piston. Setelah ganti oli, ternyata oli yang di masukkan ke dalam mesin adalah oli dengan bahan dasar mineral. Maka rusaklah lapisan film yang di bentuk oleh oli sintetis tadi. Akibatnya celah menjadi kosong dan gesekan antar metal di dalam mesin tidak lagi terlindungi oleh film oli cuma di tahan oleh pelumas, sehingga bunyi mesin menjadi kasar.

Pada kasus lain terjadi sebaliknya. Ada biker yang selalu memakai oli mineral pada motornya. Suatu saat dia mengganti oli dengan oli sintetis. motornya malah menjadi berisik. Tetapi pada kasus ini penyebabnya berbeda. Motor menjadi berisik, dikarenakan oli sintetis yang di pakai mengandung deterjen. Sehingga kerak atau kotoran yang menempel di dalam mesin menjadi rontok semua. Alhasil mesin menjadi bersih dan bebas kerak. Efeknya mesin lebih berisik dari sebelumnya.

Dan analisa beratnya akselerasi / tarikan motor, dikarenakan kekentalan oli yang biasa dipakai biker tersebut diatas adalah SAE 10W-40 dan di ganti oli yang lebih kental menjadi 20W-50, sehingga mesin akan menjadi lebih berat untuk berputar.

Saran kami adalah :
1. Gantilah oli motor anda dengan tipe oli yang sama, meskipun merk berbeda.
2. Apabila anda sering gonta – ganti tipe oli, gantilah juga filter oli pada saat penggantian oli. Karena di khawatirkan rontoknya film oli atau kerak oli akan menyumbat filter oli.
3. Pakailah oli dengan kekentalan 10W-30 atau 10W-40 untuk menunjang akselerasi motor anda.
4. Pakailah oli yang berumur panjang, misalkan 5000-6000km baru ganti oli lagi.

Categories: Uncategorized

TIPS MEMBERSIHKAN KOTORAN MEMBANDEL PADA MOTOR

November 14, 2010 Leave a comment

Bagi anda yang baru membeli motor bekas dan ingin motornya terlihat bersih seperti baru. Atau anda tipe biker jorok yang jarang membersihkan motornya sehingga kotoran menempel di kolong mesin dan sulit untuk di bersihkan. Dengan tips yang akan kami berikan, boleh percaya atau tidak niscaya kotoran dan karat yang menempel tahunan bablas semua…..



Siapkan bahan – bahan di bawah ini :
1. Air keras / Hidrogen fluoride (H2F)
2. Shampo Motor ( boleh merk apa saja)
3. Air tanah / Air ledeng
4. Tempat sabun colek / mangkok
5. Kuas / Sikat gigi bekas

Cara mencampur bahan – bahan di atas adalah :
Siapkan tempat sabun colek / mangkok
2. Tuangkan 150cc air tanah / air ledeng, di campur dengan 50cc air keras / Hidrogen fluoride
3. campurkan juga 1 sachet shampo motor, lalu aduk sampai rata dan berbusa
4. Gunakan kuas / sikat gigi untuk mengoleskan campurantadi ke kotoran / karat yang membandel
5. Setelah di oles sebaiknya cepat – cepat dibilas dengan air bersih, dan jangan sampai lebih dari 30 detik. Karena akan mengakibatkan cat menjadi belang.

Catatan :
Pergunakanlah sarung tangan yang terbuat dari karet pada saat mencampur dan mengoleskan campuran diatas. Di khawatirkan tangan anda akan melepuh terkena air keras.

SELAMAT MENCOBA………..

Categories: Uncategorized

CARI TAHU TENTANG OLI

November 14, 2010 Leave a comment

Kalau kita jeli mengamati kemasan oli yang biasa kita pakai pada motor kita, pastilah tertera kode – kode yang sangat sulit kita pahami, seperti SAE, API, JASO, dan lain – lain. Mari kita bahas satu – persatu hal – hal yang berhubungan dengan oli, selain itu kita akan mengupas lebih dalam tentang oli seperti konduktivitas, Flash point, Pour Point, oksidasi, pewarna dan parfum oli.





1. Viskositas / kekentalan oli

Viskositas oli di ukur dengan alat viscosimeter. Satuannya dalam S.S.U (Socoud Saybolt Universal) tetapi dalam prakteknya S.S.U cuma dipakai dalam teori pengukuran dalam ilmu tehnik saja. Dalam prakteknya viskositas oli memakai SAE (Society of Automotive Engineer). Contoh : SAE 20W-50, angka 20 dan 50 menyatakan viskositas oli. Sedangkan W singkatan dari Winter artinya musim dingin. Apabila diartikan keseluruhan 20W-50 adalah pada saat musim dingin kekentalan oliada pada angka 20 dan pada saat musim panas kekentalan oli ada pada angka 50. oli seperti ini biasanya di sebut MULTI GRADE.

Karena di Indonesia perubahan suhu / cuaca tidak se-extreem di daerah orang bule, maka ada pihak pabrikan oli yang memproduksi oli single grade atau kekentalan tunggal, Misalnya: SAE40.

Intinya semakin kecil viskositas oli, semakin mudah oli tersebut mengalir pada komponen mesin, Contohnya; SAE 10W-30. Begitu juga sebaliknya, semakin besar viskositas oli, semakin sulit pula oli tersebut mengalir dan mengisi rongga – rongga pada komponen mesin contoh: SAE 20W-50. Dan yang lebih kental agi SAE 90 yang biasa di gunakan pada gardan mobil.

2. API Service dan JASO

API (American Petroleum Institute) merupakan lembaga yang menghomologasi mutu oli di seluruh dunia. Biasanya di cantumkan berdampingan dengan kode viskositas oli contohnya: SAE10W-30 API SJ. Semakin besar/ mundur huruf setelah “S” semakin bagus kwalitas dari oli tersebut Misalnya: API SG lebih bagus dari API SD.

JASO (Japanese Automotive Standards Organization) merupakan lembaga standar oli yang dimiliki oleh jepang dan biasanya digunakan pada standar oli sepeda motor kode yang biasa digunakan MA,MA-2,MB.

3. Konduktivitas

Oli selain sebagai minyak lumas, juga sebagai penghantar/ pengalir panas dalam mesin. contohnya: Wilayah mesin terpanas dari mesin adalah silinder head dan blok silinder, apabila tidak ada oli yang mengalir pada silinder head maupun celah silinder dan piston, piston akan macet karena memuai.

4. Flash Point

Flash Point adalah titik suhu oli menguap. Oli jelek biasanya gampang menguap, karena tidak tahan panas. Rata – rata motor di Indonesia suhu oli di dalam mesin berkisar 105 derajat celcius. Apabila anda mengganti oli motor dengan menuangkan oli kedalam mesin 800 ml dan pada saat pergantian oli berikutnya oli tersebut berkurang dari 800 ml, berarti oli yang anda gunakan berkwalitas kurang bagus ( dengan catatan tidak ada kebocoran pada silinder dan sil klep/katup).

5. Pour Point

Pour point adalah titik terendah suhu oli dalam keadaan encer. Untuk Indonesia Pour Point tidak seberapa berpengaruh, karena suhu di Indonesia tidak pernah dibawah 0 derajat celcius dan rata – rata oli yang beredar di Indonesia Pour Point-nya berkisar -26 derajat celcius.

6. Oksidasi

Oksidasi adalah reaksi kimiayang terjadi antara oksigen (O2) dengan Hidrokarbon (HC) di dalam oli. Hasil oksidasi dapat menimbulkan kerak dan bersifat asam. Sehingga jangan sekali – kali menyimpan motor dengan oli bekas pakai.

7. Warna oli

Pewarna oli menunjukkan jenis zat pelicin yang di tambahkan pada oli tersebut. Contohnya : Lilin, olinya berwarna hijau atau Naftenik, olinya berwarna kebiru – biruan.

8. Parfum oli
Parfum oli biasanya di tambahkan 0,1-0,5% dari volume oli, tapi sangat di sayangkan parfum oli biasanya akan mengurangi dari performa oli tersebut. Makanya di benua eropa dan amerika parfum oli tidak pernah di gunakan.

Categories: Uncategorized